Rabu, 08 Juni 2016

Manfaat Tawakal



1       1.Manfaat tawakkal
Setelah di jelaskan kedudukan tawakkal, penulis merasa senang untuk menunjukan sebagian buah yang agung yang bisa di petik oleh orang yang bertawakal setelah berhasil mewujudkan maqam kedudukan yang sangat tinggi dan mulia ini. Hal terpenting di antaranya adalah:
1.    Mewujudkan iman, karena dengan bertawakkal iman seseorang akan semakin bertambah.
2.    Ketenangan jiwa dan rehat hati
3.    Kecukupan dari Allah segala kebutuhan orang yang bertawakkal.
4.    Sebab terkuat dalam mendatangkan berbagai manfaat dan menolak berbagai mudharat.
5.    Mewariskan cinta Allah kepada sang hamba.
6.    Mewariskan kekuatan hati, keteguhan dan keberanian.
7.    Mewariskan ketabahan, kesabaran, kemenangan dan kekokohan.
8.    Mewariskan rezeki, dan rasa ridha.
9.    Sebab Masuk surga tanpa hisab dan tanpa azab.
2     Macam-macam tawakkal
 Tawakkal merupakan berserah diri sepenuhnya kepada Allah dalam menghadapi atau menunggu hasil suatu pekerjaan, atau menanti akibat dari suatu keadaan. Dan di dalam tawakkal terdapat  dua macam-macam tawakkal di antaranya adalah sebagai berikut:
1.      Tawakal kepada Allah SWT
Tawakkal ini merupakan utama dan paling utama yang harus ada pada diri seseorang, karena orang yang bertawakkal tidak boleh bertawakkal kepada selain Allah SWT.  Macam-macam tawakkal kepada Allah, di antaranya yaitu:
a.       Tawakkal kepada Allah dalam istiqomah dirinya dengan petunjuknya, pemurnian tauhid.
b.      Tawakkal kepada Allah dalam menegakkan agama Allah di muka bumi, menanggulangi kehancuran, melawan Bid’ah, berijtihad melawan orang kafir, amar ma’ruf nahi munkar.
c.       Tawakkal kepada Allah dalam rangka seorang hamba ingin mendapatkan berbagai hajat dan bagian duniawi atau dalam rangka menghindari berbagai hal yang tidak di harapkan dari berbagai musibah duniawi.

2.      Tawakkal kepada selain Allah SWT
Tawakal ini yang harus di hindarkan pada diri seseorang, karena apa, karena tawakkal ini yang membuat orang menjadi syrik dan musyrik kepada Allah SWT. Bagian ini terbagi menjadi dua macam yaitu:
a.    Tawakal bernuansa syirik, ini juga di bagi menjadi dua, yaitu:
Pertama, tawakkal kepada selain Allah SWT dalam hal yang tidak mampu mensikapinya selain Allah azza wa jalla, seperti orang-orang yang bertwakal kepada orang-orang yang telah mati dan para thaghut dalam rangka menyampaikan harapan tuntutannya, berupa pemeliharaan, penjagaan, rezeki dan syafaat.
Kedua, tawakkal kepada selain Allah berkenaan dengan perkara-perkara yang di mampui sebagaimana yang ia kira oleh orang yang bertawakkal tersebut. Ini adalah syirik kecil.
b. Perwakilan yang di perbolehkan, yaitu ketika seseorang yang mewakilkan suatu pekerjaan yang di mampui kepada orang lain. Dengan demikian orang yang mewakilkan itu mencapai sebagian apa yang menjadi tuntutannya.

3  contoh berperilaku tawakkal atau ciri-ciri orang yang bertawakkal
Orang yang bertawakkal akan berperilaku dan mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:
1.      Selalu bersyukur apabila mendapat nikmat dan bersabar jika belum atau tidak tercapai apa yang diiginkannya.
2.      Tidak pernah berkeluh kesah dan gelisah.
3.      Tidak meninggalkanusaha dan ikhtiar dalam mencapai sesuatu.
4.      Menyerahakan semua keputusan kepada Allah SWT setelah melakukan  usaha dan ikhtiar secara sempurna.
5.      Menerima segala ketentuan Allah dengan ridha terhadap diri dan keadaannya.
6.      Berusaha memperoleh sesuatu yang dapat memberikan manfaat kepada orang lain.
Dan sebagai tanda kita tawakkal kepada Allah, kita yakin bahwa segala sesuatu yang datang pada diri kita adalah yang terbaik bagi kita. Tiada keraguan sedikitpun di dalam hati, apabila mempunyai perasaan untuk menghindarinya, segala sesuatu yang menimpa kita. meskipun hal itu terasa pahit bagi kita, kalau hal itu datang dari-Nya. Tentulah hal itu yang terbaik bagi kita. Inilah bentuk tawakkal sesungguhnya.

Sumber:
Supriyanto, Tawakal Bukan Pasrah (Jakarta : QultumMedia, 2010), hlm. 98-99



Tidak ada komentar:

Posting Komentar